Mobile Apps Consultant, Business Analyst, and Strategic Planner on Crocodic Studio – Jakarta – Semarang – PT. Taman Media Indonesia

Apa itu Cloud Computing?

Cloud Computing? makanan apaan tuh? hadeeee… =__=” ., Awan?? ngapain bawa2 nama awan segala? Kata2 Cloud Computing uda banyak beredar di masyarakat sekarang., apalagi di dunia IT., kalo kagak tau bisa brabe tuh hehehehee.., Uda ada yang tau kah? ato baru denger kali ini? :D hehehehehe :D.

Penasaran apa itu? ada pepatah yang mengatakan “Sharing is Caring” ., naah yuk mari kita berbagi dari apa yang aku tahu dan aku dapat :) :D .

Apa Itu Cloud Computing?

Yaah kalo diartikan secara mentah si kurang lebih arti dari Cloud Computing adalah Komputasi Awan, haah? berkomputer di awan? wkwkwkwkwk :D . Sebutannya ada yang cuma pake kata2 “cloud” aja :D :D . Naah?? yang gimana tuh maksudnya? Menurut si Wikipedia, Cloud Computing diartikan sebagai gabungan dari pemanfaatan teknologi (komputasi) dan pengembangan berbasis internet (awan). Cloud computing merupakan sebuah metode komputasi dimana kemampuan TI disediakan sebagai layanan berbasis internet.

Gambaran Cloud Computing

Naah biar ngeh tentang Cloud aku kasi gambaran nih,..,

Tentu kita semua adalah para pemakai listrik dalam kehidupan sehari-hari. Untuk bisa menikmati listrik, kita tidak perlu mendirikan infrastruktur pembangkit listrik sendiri kan? yang perlu kita lakukan adalah mendaftar ke PLN, dan kita tinggal bayar biaya listrik berdasarkan jumlah penggunaan kita tiap bulan. Saat kita butuh daya tambahan karena suatu tujuan khusus (misal-nya kita ada acara nikahan), kita tinggal bilang ke PLN untuk tambah daya, dan suatu saat nanti ketika ingin turun daya lagi, kita tinggal bilang juga ke PLN. Bisa dikatakan penambahan daya listrik ini sifat-nya elastis dan (harus-nya) bisa dilakukan segera. kagak repot2 kaan :D

Ketika memakai layanan listrik dari PLN, kita tidak perlu pusing untuk memikirkan bagaimana PLN memenuhi kebutuhan listrik kita, bagaimana ketika mereka ada kerusakan alat, bagaimana proses perawatan alat-alat tersebut, dsb. Inti-nya kita cukup tahu bahwa kita bisa menikmati listrik dan berkewajiban membayar biaya tersebut tiap bulan, sedangkan PLN sendiri berkewajiban untuk memenuhi kebutuhan kita berdasarkan level layanan mereka. :D

Nah, analogi PLN diatas, adalah sedikit gambaran dari Cloud, dimana Cloud Computing ini bertugas untuk memberikan layanan dan kita adalah user/pemakai dari layanan tersebut. Kita tidak perlu pusing memikirkan bagaimana mereka (penyedia layananan Cloud Computing) menyedikan layanan tersebut, yang penting mereka bisa memberikan standar layanan sesuai dengan apa yang kita butuhkan. Untuk biaya layanan kita tinggal bayar berdasarkan pemakaian, walaupun ada juga penyedia layananan yang menggratiskan layanan-nya. Saat kita butuh tambahan layanan, kita bisa meminta segera penambahan layanan tersebut, dan juga sebalik-nya (elastis).

About the Author

About the Author: Krida Pandu Gunata a.k.a pandu32 mulai mengenal dunia IT sejak tahun 2007. Belajar tentang Linux dan Open Source secara autodidak, dan sekarang fokus ke dunia Bisnis Mobile Apps Android dan iOS .

Subscribe

If you enjoyed this article, subscribe now to receive more just like it.

Leave a Reply

Top