Jejaring Sosial “Path” Serang Kelemahan Facebook

Jejaring Sosial “Path” Serang Kelemahan Facebook

Semalem iseng baca-baca News di kompas.com dapet berita ini, silahkan…:)

Tak dapat dipungkiri bahwa Facebook telah disesaki oleh orang tak dikenal serta penuh dengan informasi yang kurang relevan. Situs jejaring sosial Path, yang hanya bisa berjejaring dengan maksimal 150 keluarga dan teman terdekat, berhasil menyerang kelemahan Facebook.

Facebook memang makin gencar menambahkan aplikasi, merombak tampilan, memperluas fitur chatting, dan segalanya yang mendorong pengguna agar terhubung dengan pengguna lain. Namun, Path hadir dengan kesederhanaan.

Path eksklusif hanya bisa digunakan dengan smartphone bersistem operasi iOS dan Android. Fitur yang diberikan sederhana, tidak sekaya Facebook. Namun, Path mengembalikan arti jejaring sosial yang sesungguhnya. Teman di Path adalah “teman yang sebenarnya”. Informasi yang dibagikan pun tidak terkesan “menyampah”.

Anda memang punya hak untuk membagikan apa pun yang dirasa dan dilihat. Namun, memberi tahu Anda sedang berada di mana, atau kapan Anda ingin tidur, tampaknya bukan menjadi hal yang berguna untuk orang lain.

Setelah menggunakan Path, mungkin Anda akan berpikir dua kali untuk membagikan informasi. Pasalnya, Anda berada di lingkungan orang terdekat di mana semua orang akan membaca apa yang dibagikan. Ya, Path benar-benar digunakan untuk berbagi informasi dan momen berharga dengan orang yang disayang.

Angka 150, dinilai Path sebagai jumlah ideal untuk berjejaring. Keintiman, menjadi hal yang berharga di Path. Oleh karena itu, sejauh ini belum ditemui orang yang memanfaatkan Path untuk berdagang, mengirim undangan acara, atau ajakan bergabung dengan sebuah kelompok.

Berikut ini saya kutip mengenai Path dari situs resminya di path.com

We all share the common urge to share, record and remember life. The beginning of history is defined by mankind’s first attempt to record life–etchings carved in the walls of the Lascaux caves. This impulse remained but the avenues for expression expanded with the creation of the typewriter, the camera, the personal computer, and now, the cell phone and mobile device. From oral storytelling to the epic poem, to the fable, to the novel–methods to record and share life transformed with new technologies and the cultural shifts inspired by each. With the Internet came the blog, social networks, and a new culture of public journaling.

Now a new era is upon us, the mobile era, defined by the fact that we carry devices equipped with keyboards, cameras, music, location-tracking, and our loved ones just a button-press away. The mobile era is deserving of a new way to tell our stories–in a new network, in new type of journal.

The designers and engineers at Path have dreamed up and realized the Smart Journal–a journal that’s with you everywhere you go, posts entries without your effort, combines photo, video, music, people, places, and text, and most importantly, includes your loved ones. Path upholds the expectations for privacy of both the mobile phone and the journal with its limited, intimate, more personal network.

On Path you can share your thoughts, the music you’re listening to, where you are, who you’re with, when you wake and when you sleep, and your photos and videos. For those of you who enjoy sharing on networks like Twitter, Foursquare, and Facebook, we’ve made it simple to check-in, upload photos and videos, and tweet directly from Path. A feature we call Automatic enables Path to learn about you as you go about your daily routine. You can optionally choose to have your Path updated with stories about your life—automatically. Path is a journal that writes itself.

Path is the modern journal for the modern age. Welcome to the mobile era, welcome to Path.

Seperti jejaring sosial pada umumnya, Anda bisa berbagi status, musik, dan video. Secara default, apa yang Anda bagikan hanya akan ter-posting di Path. Akan tetapi, Anda juga bisa membagikannya ke jejaring sosial lain secara bersamaan, seperti Facebook, Twitter, Tumblr, atau Foursquare.

Jejaring sosial yang didirikan oleh Dave Morin ini bisa menjadi alternatif bagi Anda yang jenuh dengan segala hal yang dirasa kurang relevan. Tak heran jika pengguna Path berkembang pesat. Anda bisa mendapatkan Path di Google Play Store dan Apple App Store secara gratis.

Para pengguna yang telah jatuh hati dengan Path tentu berharap jejaring sosial ini tetap menjaga nilai eksklusivitas dan keintiman, sebagai ruang untuk berbagi momen indah dan berharga.

SUMBER : http://tekno.kompas.com

Leave a Reply

CommentLuv badge